Jumat, 28 November 2014

gender (sosial) Kw

WWW.ILMUSOSIOLOGI.COM

Gender (sosial)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gender (pengucapan bahasa Indonesia: [gènder]) atau sering juga disalahejakan jender dalam sosiologi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin seseorang dan diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat. WHO memberi batasan gender sebagai "seperangkat peran, perilaku, kegiatan, dan atribut yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial dalam suatu masyarakat."[1]
Konsep gender berbeda dari seks atau jenis kelamin (laki-laki dan perempuan) yang bersifat biologis, walaupun dalam pembicaraan sehari-hari seks dan gender dapat saling dipertukarkan. Ilmu bahasa (linguistik) juga menggunakan istilah gender (alternatif lain adalah genus) bagi pengelompokan kata benda (nomina) dalam sejumlah bahasa. Banyak bahasa yang terkenal dari rumpun bahasa Indo-Eropa (contohnya bahasa Spanyol) dan Afroasiatik (seperti bahasa Arab), mengenal kata benda "maskulin" dan "feminin" (beberapa juga mengenal kata benda "netral").
Dalam isu LGBT, gender dikaitkan dengan orientasi seksual. Seseorang yang merasa identitas gendernya tidak sejalan dengan jenis kelaminnya dapat menyebut dirinya "intergender", seperti dalam kasus waria.
Dalam konsep gender yang dikenal adalah peran gender individu di masyarakat, sehingga orang mengenal maskulinitas dan femininitas. Sebagai ilustrasi, sesuatu yang dianggap maskulin dalam satu kebudayaan bisa dianggap sebagai feminin dalam budaya lain. Dengan kata lain, ciri maskulin atau feminin itu tergantung dari konteks sosial-budaya bukan semata-mata pada perbedaan jenis kelamin.
kunjungi disini blog kami yang asli
http://www.ilmusosiologi.com/

Jumat, 07 November 2014

pengertian gender

            Diantara soal – soal perjuangan yang harus diperhatikan, soal wanita hampir selalu dilupakan. Mengurai permasalahan perempuan seperti mengurai benang kusut, barang siapa tidak berhati – hati dalam mengurainya akan menambah kekusutan”
Gender dari Istilah Berasal dari bahasa Inggris “ GENDER” tidak  secara jelas dibedakan dengan pengertian sex  mengacu pada jenis kelamin laki – laki dan perempuan. Robert  Stoller, penemu pertama istilah gender.“memisahkan pencirian manusia yang didasarkan pada pendefinisian yang bersifat sosial budaya dengan pendefinisian yang berasal dari ciri – ciri fisik biologi” Ann Oakley, (dalam buku Sex, Gender and Society)“Gender berarti perbedaan yang bukan biologis dan bukan kodrat Tuhan” Perbedaan biologis perbedaan jenis kelamin yang merupakan kodrat  Tuhan Gender merupakan Behavioral Differences (perbedaan perilaku) antara laki – laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial. Gender dapat berubah dari tempat ke tempat, dari waktu ke waktu, bahkan dari kelas ke kelas, sedangkan jenis kelamin biologis akan tetap tidak berubah.

          Gender tidak identik dengan jenis kelamin dan Gender merupakan dasar dari pembagian kerja di semua masyarakat
Mansour Fakih :
        Gender adl sifat yang melekat pada kaum laki – laki maupun perempuan yang dikonstruksikan secara sosial maupun kultural.
 GENDER ?..... Bermasalahkah ?.....
Gender Differences (perbedaan Gender ) bukan suatu masalah sepanjang tidak menimbulkan Gender Inequalities (ketidakadilan Gender)
Ketidakadilan Gender merupakan sistem dan struktur dimana kaum laki – laki dan perempuan menjadi korban dalam sistem itu


           Marginalisasi dapat bersumber dari kebijakan pemerintah, tradisi, keyakinan , tafsir agama.
Subordinasi timbul akibat pandangan gender terhadap perempuan. Sikap yang menempatkan perempuan pada posisi yang tidak penting muncul dari anggapan bahwa perempuan makhluk yang emosional dan irrasional
Stereotipe penandaan negatif terhadap klp atau jenis kelamin ttt mengakibatkan adanya diskriminasi dan ketidakadilan
Violence (kekerasan) merupakan invansi atau penyerangan terhadap fisik atau integritasmental psikologis seseorang yang dilakukan terhadap jenis kelamin tertentu.
Gender dan beban kerja adanya anggapan perempuan memiliki sifat rajin, berakibat semua pekerjaan domestik rumah tangga menjadi tanggung jawab kaum perempuan.
Ketidakadilan Gender….dimana?
Tingkat negara, baik pada suatu negara maupun organisasi negara dalam bentuk perundang undangan dan program kerja.
Tempat kerja, organisasi maupun dunia pendidikan
Adat istiadat / kelompok etnik
Lingkungan Rumah Tangga
Keyakinan/ ideologi
kunjungi lebih lengkap di sini tentang gender